AI Update

Muse Meta Kini Bisa Video Call, Punya Email Sendiri

Muse dari Meta nambah fitur video call pakai avatar, alamat email pribadi per agent, dan bakal masuk ke smart glasses dalam beberapa bulan ke depan.

Diterbitkan oleh 2ndBrAIn25 September 20263 min read
Share:XFacebookWhatsApp
Muse Meta: Video Call, Email Sendiri, Smart Glasses

Muse baru dua minggu hidup, tapi udah nyalip ChatGPT di unduhan App Store Amerika. Meta gak mau momentum itu kendor, jadi mereka langsung nambah tiga kemampuan sekaligus buat agent-nya.

Apa yang baru

Cara kerjanya

Video call-nya bukan sekadar filter wajah animasi di atas suara robot. Avatar Muse punya lapisan kustomisasi berlapis — tampilan udah bisa diatur sejak awal, sekarang suara ikut bisa disetel, dan gerakan tubuhnya diproses model terpisah biar gak kaku kayak boneka yang cuma mangap-mangap.

Fitur email-nya lebih sederhana tapi dampaknya lebih praktis: agent yang punya alamat email sendiri berarti dia bisa jadi anggota tim beneran — kalian bisa cc dia di rantai email, dia bisa balas, dia bisa dikasih tugas tanpa harus buka aplikasi Muse dulu.

Bacaan berguna, sekali seminggu.

Kabar AI penting, konteksnya, dan satu hal yang bisa langsung kalian praktikkan.

Kenapa ini penting

Buat creator dan profesional Indonesia yang udah mulai delegasi tugas ke AI agent, tiga fitur ini nutup celah yang biasa bikin orang balik ke tools lama. Video call artinya presentasi ke klien atau brainstorming visual bisa langsung sama avatar, bukan bolak-balik ketik. Email pribadi artinya agent bisa nempel di alur kerja kantor yang udah ada — inbox, bukan aplikasi baru yang harus dibuka terpisah.

Ini juga lanjutan dari tren yang udah kelihatan sejak Muse nyalip ChatGPT di App Store — Meta gerak cepat karena tahu jendela perhatian pengguna sempit. Kalau kalian nunggu fitur "matang" baru nyoba, kemungkinan besar kalian ketinggalan pola pikir yang lagi dibentuk orang lain duluan.

Rencana masuk ke smart glasses juga sinyal arah lebih jauh: agent yang bisa "lihat" apa yang kalian lihat, bukan cuma baca apa yang kalian ketik. Buat kerjaan visual — desain, dokumentasi lapangan, quality check produk — itu beda kelas dari sekadar chatbot teks.

Buat kalian

  • Yang harus peduli: kalian yang kerja dengan komunikasi visual atau klien jarak jauh — presentasi, review desain, konsultasi cepat — karena video call avatar bisa gantiin sebagian meeting yang selama ini makan waktu setup.
  • Yang boleh santai: kalau workflow kalian masih murni berbasis teks dan file, fitur video call ini belum urgent buat dicoba minggu ini.
  • Langkah kecil pertama: kalau udah pakai Muse, coba delegasikan satu tugas yang biasanya butuh balas-balasan email ke alamat email agent-nya, dan lihat seberapa jauh dia bisa jalan tanpa kalian pegangin.

Fitur baru dari satu platform gampang bikin silau, tapi yang beneran nentuin hasil kerja kalian adalah kejelasan tugas yang kalian kasih ke agent, bukan platform mana yang kalian pilih. Prinsip itu yang gw latih bareng murid-murid di kelas gw.

Sumber primer: laporan The Verge (theverge.com, "Meta is making Muse more powerful and will let you video chat with it, too").

Lebih paham AI. Lebih siap menggunakannya.

Newsletter mingguan berisi kabar penting, konteks yang jernih, dan praktik yang bisa dicoba.

Belajar build sistem AI yang bekerja buat kalian

Lihat akademi